opini

Sekolah Terbaik

Coretan pendapat seorang guru yang menarik untuk dibaca tentang sekolah terbaik. Benarkah sekolah terbaik adalah sekolah unggulan sebagaimana digadang-gadangkan menjelang akhir ujian ? benarkah sekolah favorit terbaik mampu menghasilkan manusia-manusia berbudi selain berilmu pengetahuan ? silahkan simak pada tulisan berikut.

Sekolah terbaik adalah rumah

Baru 3 bulan menjadi saya menjadi guru tidak tetap di sekolah swasta di Malang. Sebelumnya saya menjadi ‘guru panggilan’ di beberapa rumah – 2 tahun lebih, dan rentetan pengalaman menjadi “teman” anak-anak.

Pengalaman melihat kondisi rumah anak saat menjadi ‘guru panggilan’, mengamati sinar mata anak-anak yang seperti ‘menanggung beban berat’ saat mulai pembelajaran, mendengar keluh kesah orang tua siswa bahkan harus menemani cerita dengan tetesan air mata mereka, duduk menyimak evaluasi pembelajaran saat rapat tentang permasalahan anak-anak, sampai harus bertanya-membaca bagaimana keadaannya di rumah. Saya seringkali tidak tahu harus mengatakan apa, karena saya tidak tahu bagaimana ‘memposisikan diri’ sebagai orang tua.

Dan satu hal penting dari semua itu, sebagus apapun sekolah tempat saya mengajar hari ini atau esok hari, sekolah terbaik tetap keluarga – rumah. Saya -kami-, pengajar, tidak bisa melakukan banyak hal tanpa dukungan orang tua. Dan di balik anak-anak ‘yang butuh perhatian lebih’, hampir 99% karena keadaannya di rumah. Dukungan itu tidak seharusnya ada di tangan ibu, tapi ayah. Mungkin agaknya melihat berbagai fenomena saat ini, patutlah ada julukan ‘fatherless country’.

Sebagaimana pengajar hari ini, saya belajar banyak hal. Tentang berbagai kasus, tentang berbagai permasalahan dunia ‘parenting’. Hari ini saya bertanya-tanya,

keluarga yang bagaimana yang akan saya bangun esok hari ?

Oleh : Mirzatus