Hilang Tak Sia Sia

Oleh :┬ámuhamadelgana Pak, aku tulis sajak ini Sambil mengenang ototmu lebab ditubuhmu adalah keringat yang tabu bagiku. Pak, di dalam kalbu aku mencekik doamu, aku tersudut di sela nasibku. Kehidupan yang menghidupi ialah membalikan tanah lalu menari-nari. Pak, aku gagal menangtang matahari, menaklukkan bumi tapi dikala malam aku berlabuh pada diri, berkaca dalam sepi. Sementara…

Dendam

Dendam Oleh : Ryna2308 Aku ingin mendendam Aku tidak bisa merelakan Sesuatu yang dia sentuh Kembali dengan goresan Darah yang teratur di dalam Akhirnya menetes keluar Aku ingin berbagi luka Selama goresan masih ada Darah akan terus menetes Menyebar ke segala sudut Memenuhi setiap celah Memberi pekat dalam angan Memberi hitam pandangan Aku ingin mendendam…

Takdir Kita

Kita kini terus bersama. Bayangan kita selalu beriringan. Kebahagian selalu hadir. Tawa selalu menemani. Pertengkaran sesekali datang, namun kita masih mampu bertahan. Hingga pada waktunya, masalah yang begitu rumit memaksa kita untuk berjalan di arah yang berbeda. Waktu bergulir begitu saja tanpa ada makna yang tercipta. Tawaku terasa hampa. Ruang kosong milikmu tak juga terisi….

Bangkit

Semua terpana, menyimak bualanku yg fana Dalam lelucon mereka terlena, tertawa sampai paras merona Di pada sini aku merana, apakah ini mimpi yg juga berkelana?Tak gentar ku menendang meneguhkan fiil yang galau Bahwa tekad ini utopia lampau, yg sekarang berhasil ku jangkau Membungkam suara-suara sengau, penuh ledekan senda gurau Perjuangan menghadirkan jawara berulang meraih prestasi…